Tanah Abang tidak hanya dikenal sebagai tempat penjualan pakaian, tetapi juga sebagai tempat penjualan souvenir dan perlengkapan haji.
Alasannya, umat Islam yang berkesempatan melaksanakan rukun iman yang kelima, yaitu haji, selama bulan ini. Namun, tidak semua umat Islam memiliki kesempatan yang sama untuk berwisata ke Tanah Suci.
Untuk menghilangkan rasa rindu bagi yang belum sempat berziarah, jamaah haji kerap memberikan cinderamata sepulangnya dari Tanah Suci.
Salah satu tempat belanja oleh-oleh jemaah haji di seluruh Indonesia adalah Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Banyak toko yang menawarkan souvenir lengkap haji dan umrah.
Masyarakat sebenarnya bisa membelinya dalam kemasan kecil untuk dibagikan kepada tetangga, anggota keluarga dan kerabat di kotanya sendiri.
Salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi adalah Istana Kurma, Tanah Abang.
Tempat yang didominasi oleh tanaman hijau adalah toko oleh-oleh terbesar dan terlengkap di Tanah Abang. Meski toko tersebut baru dibuka sejak Desember 2022, banyak seniman, pejabat, dan PNS yang datang untuk membeli oleh-oleh jemaah.
Nilai rata-rata dari 20.000 hingga 150.000 IDR tergantung pada permintaan pembeli.
Sebagian besar jemaah haji membeli paket oleh-oleh haji yang berisi air Zam Zam, buncis, kurma dan kismis.
“Selama umroh, oleh-oleh seperti kurma, kacang, coklat, air zam zam lebih banyak dijual, apalagi
“Karena ketika diberikan sebagai hadiah, mereka (para jamaah) hanya memiliki 1 galon atau 5 liter per perjalanan mereka pasti harus membaginya.Jadi ada paket ini” Dia menambahkan.
Menurut Dea, kenaikan penjualan souvenir jemaah haji tahun ini dibanding Lebaran tidak terlalu signifikan.
Peningkatannya hanya sekitar 25%, berbeda dengan Lebaran yang permintaannya meningkat 100%.
Pasalnya, saat Idul Fitri banyak orang yang mencari kurma untuk berbuka puasa. Saat Idul Adha, tidak semua orang membeli oleh-oleh khas Timur Tengah untuk dibawa pulang.
sumber tribune
Comments
Post a Comment